Kesehatan

Operasi Caesar & Pyometra

Penanganan bedah darurat untuk membantu proses melahirkan yang sulit (caesar) dan pengobatan infeksi rahim akut (pyometra) pada hewan betina.

Operasi Caesar & Pyometra
Dokter yang Menangani

Operasi Caesar dan Pyometra adalah dua tindakan bedah mayor reproduksi yang bersifat kritis dan sering kali membutuhkan penanganan darurat (emergency). Tim dokter hewan kami siap sedia melakukan tindakan cepat demi menyelamatkan nyawa induk, anak hewan, maupun pasien yang mengalami infeksi.

Kondisi yang Membutuhkan Tindakan Ini

Operasi Caesar (C-Section) dilakukan ketika hewan mengalami distokia atau kesulitan melahirkan secara normal akibat faktor ukuran janin atau kondisi fisik induk. Sementara itu, operasi Pyometra dilakukan untuk mengangkat rahim yang telah terinfeksi dan dipenuhi nanah. Jika tidak segera dioperasi, pyometra dapat menyebabkan sepsis yang mengancam nyawa hewan peliharaan Anda.

Foto Klinik

Operasi Caesar & Pyometra

Dokter yang Menangani

drh Dudy Pradana

drh Dudy Pradana

drh

drh Neva Nazila Amini

drh Neva Nazila Amini

drh

drh. Salsabila Hidayat

drh. Salsabila Hidayat

drh.

Dokter Rita Oktariani

Dokter Rita Oktariani

Dokter

Pertanyaan Umum

Apa saja gejala pyometra yang harus diwaspadai?

Gejalanya meliputi kelesuan, hilangnya nafsu makan, demam, sering minum dan buang air kecil, serta adanya cairan berbau atau nanah yang keluar dari vagina (pada tipe pyometra terbuka).

Apakah hewan yang sudah dioperasi pyometra bisa hamil lagi?

Tidak, karena prosedur operasi pyometra melibatkan pengangkatan seluruh rahim dan ovarium (ovariohisterektomi), yang berarti hewan tersebut sekaligus disterilisasi secara permanen.